Tugas Badan Pengembang Bisnis

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
NOMOR 9 TAHUN 2016
TENTANG
RINCIAN TUGAS REKTOR, WAKIL REKTOR, BIRO, FAKULTAS, PROGRAM PASCASARJANA, LEMBAGA, SATUAN, BADAN DAN UPT DI LINGKUNGAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

BAB XI
Badan Pengembang Bisnis
Pasal 79

Rincian Tugas Ketua Badan Pengembang Bisnis adalah:

  1. menyusun Program Kerja tahunan Badan Pengembang Bisnis;
  2. mengidentifikasi aset-aset milik UNNES yang telah ditetapkan oleh Rektor dan memiliki nilai tambah ekonomi tinggi sebagai sumber pendapatan PNBP dan hasilnya sebesar-besarnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan UNNES;
  3. mengoordinasi pengelolaan dan pendayagunaan aset-aset milik UNNES, baik dalam bentuk kerjasama, sewa berjangka dan kontrak manajemen untuk dikelola secara jujur dan transparan yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan pemangku kepentingan, baik mahasiswa, dosen, ketenaga pendidikan maupun masyarakat;
  4. menetapkan tarif layanan aset-aset milik UNNES sesuai dengan tarif yang diberlakukan Kementrian Keuangan sebagai aset yang dikelola oleh Badan Pengembang Bisnis;
  5. mengelola unit-unit bisnis baik yang dikelola oleh Lembaga , Fakultas, UPT, Jurusan, Laboratorium maupun Badan Pengembang Bisnis untuk meningkatkan PNBP UNNES;
  6. mengoordinasi Pusat Layanan Kesehatan sebagai pusat layanan kesehatan bagi sivitas akademika UNNES serta diupayakan sebagai pusat layanan bisnis di bidang kesehatan yang berorientasi pada fungsi sosial dan ekonomi;
  7. mengoordinasi dan menyusun laporan atas pengelolaan unit-unit layanan bisnis yang dikelola di tingkat universitas dan hasilnya dilaporkan kepada Rektor UNNES.